Seri Huawei Mate 50 Akan Meluncur Maret 2022 dengan Snapdragon 898

Berita Teknologi

Huawei sudah meluncurkan ponsel seri P50 yang masuk dalam ponsel flagship, tetapi perusahaan teknologi asal China ini belum mengumumkan ponsel seri Mate 50. Biasanya, ponsel flagship seri Huawei Mate diluncurkan sekitar bulan September atau Oktober. Namun, kebiasaan itu mungkin tidak akan terjadi kali ini, apabila laporan terbaru mengenai hal tersebut dapat dipercaya.

Perusahaan telah meluncurkan ponsel flagship seri Huawei P50 pada bulan Juli tahun ini, jauh lebih lambat dari jadwal biasanya yang meluncur pada bulan Maret. Jadi, akan terlalu dini bagi perusahaan Huawei untuk meluncurkan ponsel flagship seri Mate untuk generasi berikutnya.

Sekarang ini, sebuah laporan baru yang datang dari China telah mengklaim bahwa ponsel flagship seri Huawei Mate 50 yang akan hadir nanti pada saat ini diharapkan akan resmi meluncur pada kuartal pertama tahun depan dan kemungkinan pengumumannya akan terjadi pada bulan Maret tahun depan.

Ponsel flagship dalam jajaran ini diharapkan akan ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 898. Namun, tidak seperti prosesor yang memberi daya pada smartphone lain, itu akan berbeda di ponsel seri Huawei Mate 50 karena alih-alih memiliki dukungan jaringan 5G, chipset hanya akan mendukung konektivitas 4G.

Baca:  MediaTek Akan Umumkan Chipset Seri Kompanio Baru pada 9 September

Selain itu, juga berspekulasi bahwa ponsel akan dilengkapi dengan panel layar LTPO, teknologi sama yang terlihat di seri Apple iPhone 13 Pro yang baru diluncurkan. Ini juga berarti bahwa ponsel flagship ini akan memiliki dukungan untuk kecepatan refresh adaptif dengan dukungan kecepatan refresh tinggi 120Hz.

Baru-baru ini, dilaporkan bahwa smartphone flagship seri Huawei Mate 50 akan tiba dengan memiliki dukungan konektivitas satelit ketika jaringan seluler tidak tersedia. Konektivitas satelit ini akan digunakan untuk berkomunikasi melalui layanan pesan singkat (SMS) dalam situasi di mana jaringan seluler bukan merupakan sebuah pilihan.

Untuk itu, perusahaan Huawei dilaporkan telah memilih Sistem Satelit Beidou. Dengan dukungan penambahan fitur baru ini, peluncuran smartphone flagship yang akan datang dari Huawei telah tertunda.

Ini juga menunjukkan fakta bahwa Huawei masih mencoba berinovasi di bidang ponsel dan belum menyerah pada bisnis ponsel ini meskipun sangat dibatasi oleh sanksi Amerika Serikat. Tetapi perlu dicatat bahwa fitur komunikasi satelit Beidou tersebut belum dikonfirmasi oleh Huawei dan masih terlihat seperti sebuah spekulasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *